Latest Post


DAFTAR UNDUHAN APLIKASI PMP DAN ISNTRUMEN PMP 2018

www.pediaindonesia.com

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 28 Tahun 2016 tentang Sistem
Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah dalam pasal 6 ayat (2) dinyatakab bahwa siklus
kegiatan memetakan mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan berdasarkan Standar Nasional
Pendidikan; membuat perencanaan peningkatan mutu yang dituangkan dalam Rencana Strategis
Pembangunan Pendidikan; dan memfasilitasi pemenuhan mutu di seluruh satuan pendidikan pada
Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) Pendidikan Dasar dan Menengah dikembangkan dan
dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Pemerintah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah sesuai
dengan kewenangannya.

Pemerintah mengembangkan sistem informasi mutu pendidikan untuk mendukung proses pemetaan
mutu pendidikan yang mengintegrasikan seluruh data dan informasi tentang mutu pendidikan sesuai
dengan Standar Nasional Pendidikan. Pemetaan mutu pendidikan berdasarkan data dan informasi
dalam sistem informasi mutu pendidikan dilakukan oleh pemerintah melalui Direktorat Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah dibantu Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan bekerja sama dengan.
[ads-post]
Pemerintah Daerah dan sekolah.
Instrumen pemetaan mutu pendidikan dasar dan menengah disusun mengacu delapan komponen
standar nasional pendidikan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan, instrumen
akreditasi yang disusun oleh Badan Akreditasi Nasional dan peraturan terkait lainnya. Perangkat
Instrumen Pemetaan Mutu Tingkat Sekolah Dasar terdiri atas panduan umum, kuesioner pemetaan,
petunjuk teknis pengisian kuesioner pemetaan, formulir data pokok pendidikan dan rapor peta mutu
pendidikan. Kelima dokumen ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu,
diharapkan kepada seluruh pihak yang berkepentingan dalam pemetaan mutu pendidikan dasar dan
menengah untuk mempelajari dan memahami perangkat instrumen ini.
Terimakasih atas kerjasama dalam pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan dasar dan menengah.

UNDUH PERANGKAT INSTRUMEN PMP SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH 2018
DI SINI.
Instrumen
UNDUH DRIVE

Aplikasi Versi 2018.04
UNDUH

Buku, Mahasiswa, Studi, Pendidikan
"Fakta Sejarah Perguruan Tinggi Peradaban Islam"

www.pediaindonesia.com
Sejarah mencatat universitas pertama di dunia lahir dari rahim peradaban Islam. Para ilmuwan dan penguasa Muslim di era keemasan berhasil menciptakan sebuah terobosan penting dalam sejarah manusia dengan mendirikan universitas (jami'ah).



Pada masa itu, tak ada satu pun peradaban di muka bumi yang mengenal sistem pendidikan tinggi. Universitas alias jami'ah pertama yang lahir dari rahim peradaban Islam adalah Universitas Al-Qarawiyyin (Jami'ah Al-Qarawiyyin). Perguruan tinggi yang berada di kota Fez, Maroko itu didirikan pada tahun 859 M.
[ads-post]
Guinness Book of World Records pada 1998 itu menempatkan Universitas Al-Qarawiyyin sebagai perguruan tinggi tertua dan pertama di seantero jagad yang menawarkan gelar kesarjanaan. Selain Universitas Al-Qarawiyyin, peradaban Islam pun mendirikan Universitas  Al-Azhar yang hingga kini masih tetap menjadi yang terbaik.

"Mahmud Yunus Tokoh Sejarah yang Memperjuangkan Masuknya Mata Pelajaran Pendidikan Agama dalam Kurikulum Nasional

Sejarah Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) di Indonesia bermula pada awal 1945,  ketika Masyumi memutuskan untuk mendirikan Sekolah Tinggi Islam (STI) di Jakarta.  Keputusan Masyumi itu merupakan kelanjutan dari usaha-usaha yang pernah dicoba oleh MIAI sejak awal 1943.

Namun ada pula sumber yang menyebutkan bahwa, pendirian lembaga pendidikan tinggi Islam sudah dirintis sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda, saat itu, Dr Satiman Wirjosandjoyo pernah mengemukakan pentingnya keberadaan lembaga pendidikan tinggi Islam untuk mengangkat harga diri kaum Muslim di Hindia Belanda yang terjajah.

STI terwujud  pada 8 Juli 1946  di Jakarta di bawah pimpinan Prof. Abdul Kahar Muzakkir. STI merupakan realisasi kerja yayasan Badan Pengurus Sekolah Tinggi Islam yang dipimpin oleh Drs. Mohammad Hatta sebagai ketua dan M. Natsir sebagai sekretaris. Ketika masa revolusi kemerdekaan, STI ikut Pemerintah Pusat Republik Indonesia hijrah ke Yogyakarta dan pada  10 April 1946 dapat dibuka kembali di kota itu.

Sidang Panitia Perbaikan STI yang dibentuk pada  November 1947 memutuskan pendirian Universitas Islam Indonesia (UII) pada 10 Maret 1948 dengan empat fakultas: Agama, Hukum, Ekonomi, dan Pendidikan. Pada 20 Februari 1951, Perguruan Tinggi Islam Indonesia (PTII) yang berdiri di Surakarta bergabung dengan UII yang berkedudukan di Yogyakarta.

"Pendidikan Indonesia Juru Kunci Di Dunia

Pascakemerdekaan, pemerintah mendirikan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN), yang diambil dari Fakultas Agama UII (Yogyakarta) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1950. Penetapan PTAIN sebagai perguruan tinggi negeri diresmikan pada 26 September 1951 dengan jurusan Dakwah (kelak Ushuluddin), Qodlo (kelak menjadi Syariah) dan Pendidikan (Tarbiyah).

Sementara di Jakarta, berdiri Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) pada 14 Agustus 1957 berdasarkan Penetapan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 1957. Seiring lahirnya Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 1960 tentang pembentukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN), maka PTAIN Yogyakarta dan ADIA Jakarta menjadi IAIN "Al-Jami'ah al-Islamiah al-Hukumiyah" dengan pusat di Yogyakarta.

Kini, di Indonesia terdapat enam universitas Islam negeri (UIN), 12 institut agama Islam negeri (IAIN) dan sejumlah sekolah tinggi agama Islam negeri (STAIN) di beberapa kota di Tanah Air.

Buku Siswa Kelas 5 SD Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan Semester 2 K13 Revisi 2017


Buku Siswa Kelas 5 SD
Buku Siswa Kelas 5 SD Tema 7

Buku Siswa Kelas 5 SD Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan Semester 2 K13 Revisi 2017

www.pediaindonesia.com

Sahabat Dunia Pendidikan yang berbahagia, Berikut dibawah ini adalah Buku Siswa Kelas 5 SD Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan Semester 2 K13 Revisi 2017 yang diambil melalui laman http://buku.kemdikbud.go.id :
(Baca Petunjuk Pengambilan diakhir artikel)

BUKU KURIKULUM 2013
Judul BukuPeristiwa dalam Kehidupan
Jenis BukuBuku Siswa
Kelas / Tema5 (Lima) / 7 (Tujuh)
Kurikulum2013 Revisi 2017
PenulisMaryanto, Fransiska, Heny Kusumawati, Diana Puspa, dan Ari Subekti.
PenelaahBambang Prihadi, Elindra Yetti, Erlina Wiyanarti, Rahmat, Suharji, Suharsono, Vicentia Irene M., dan Widia Pekerti.
Penyelia PenerbitanPusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud
CetakanCetakan Ke-2, 2017 (Edisi Revisi)
ISBN978-602-427-196-1
Size Unduhan40.464 kb
Unduh   |    Baca

Kunjungi Buku Siswa Kelas 5 SD:

Sahabat Dunia Pendidikan, Demikianlah yang dapat disampaikan mengenai Buku Siswa Kelas 5 SD Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan Semester 2 K13 Revisi 2017, Semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Yang harus diperhatikan dalam mengambil file dari laman ini :
  1. Dokumen yang akan diambil disimpan melalui laman google drive ( untuk mengambil fILE tersebut disarankan menggunakan laptop )
  2. Anda akan dialihkan ke laman safelink, silahkan scrol laman safelink tersebut sampai ke bawah hingga muncul tulisan "Please Wait..."
  3. Tunggu selama 5 Detik dan akan muncul tulisan berwarna Biru " V1sit L1nk ".
  4. Silahkan diambil dokumen melalui link tersebut.
  5. Apabila ada link yang error, pastikan koneksi internet anda stabil dan pastikan laman ini tampil keseluruhan dan loading berhenti.selanjutnya kembali ke-link yang sudah disediakan pada halaman ini.
  6. Hubungi kami apabila gagal atau link error di komentar.
  7. Terimakasih telah berkunjung.

Pendidikan Indonesia Juru Kunci Di Dunia

Pekerjaan Rumah, Sekolah, Masalah, Nomor

RIAU ONLINE - Mengejutkan. Mutu pendidikan di Indonesia berdasarkan hasil survei dilakukan Program for International Student Assessment (PISA), berada nomor tiga paling bawah dari negara-negara yang dinilai sebanyak 65 negara. PISA merupakan lembaga studi internasional tentang prestasi literasi membaca, matematika, dan sains siswa sekolah berusia 15 tahun,


Tak hanya itu, hasil penilaian PISA ini juga menempatkan Malaysia dan negara-negara Latin, Amerika Selatan, satu level dengan Indonesia paling rendah di bidang membaca, matematika dan sains.

"Mengejutkan Anggaran Sama, Pendidikan Indonesia Kalah Jauh dari Vietnam

Indonesia, bersama Peru dan Qatar, hanya peroleh skor 384, menghuni posisi juru kunci pada PISA 2012. Negeri ini memiliki jumlah tertinggi pelajar dikategorikan berprestasi rendah . Untuk matematika 76 persen, dan IPA 967 persen.


PISA merupakan studi yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali, mulai 2000, 2003, 2006, 2009, 2012 dan terakhir 2015 terhadap puluhan negara di dunia.


Bangunan Sekolah Bak Laskar Pelangi

MURID Sekolah Dasar Negeri (SDN) 135 ini tetap bersekolah dan menuntut ilmu di bangunan bak di kandang sapi, Rabu, 23 Maret 2016. Mirisnya, bangunan sekolah tersebut lebih parah dari banguan sekolah dalam film Laskar Pelangi.


Dalam membaca, diukur bagaimana memahami, menggunakan dan merefleksikan dalam bentuk tulisan. Sedangkan matematika mengindentifikasikan serta memahami dan menggunakan dasar-dasar matematika yang diperlukan seseorang dalam menghadapi kehidupan sehari-hari.

 [ads-post]

Penilahan sains indikatornya menggunakan pengetahuan dan mengidentifikasi masalah untuk memahami fakta-fakta serta membuat keputusan tentang alam serta perubahan yang terjadi di lingkungan.

"Mengejutkan Kemendikbud Buka Seleksi Beasiswa Unggulan Bidang Perfilman

Peru, negeri di Amerika Selatan ini hasil penilaian PISA menyatakan, analisa kemampuan murid sekolah berusia 15 tahun di tiga bidang, membaca, matematikan dan ilmu pengetahuan alam dengan skor umum 375. Nilai tertinggi diraih murid Shanghai dengan nilai 587 dan rata-rata skor negara maju berkisar 497.





Sedangkan negeri kaya raya, Qatar, seperti dilansir dari dw.com, sekitar 70 persen murid di sana dikategorikan "berprestasi rendah" di bidang matematika. Kondisi ini dperparah dengan tingkat kehadiran pelajar paling rendah.



Kondisi SDN 135 Melebung, Pekanbaru

SEORANG murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 135, Kelurahan Tenayan Raya, Kecamatan Sail, memegang secarik kertas bertuliskan ajakan kepada Wali Kota Pekanbaru, Firdaus untuk melihat sekolah mereka.



Lebih dari 29 persen tercatat pernah bolos selama beberapa jam atau berhari-hari, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata internasional 25 persen. Tidak heran jika Katar mendarat di posisi 64 dari 65 negara.

"Mengingat sejarah Pendidikan di Indonesia dari Jaman ke Jaman

Selain itu, negara-negara di urutan juru kunci lainnya, adalah Kolombia. Selain mencatat nilai total 393, Kolombia juga tercatat sebagai negara peserta dengan ketimpangan terbesar antara murid perempuan dan laki-laki. Di negeri itu murid laki-laki rata-rata mampu mengungguli murid perempuan sebanyak 31 angka di tiga bidang yang diujikan.



Disusul kemudian Albania dengan skor nilai 395. Negeri di kawasan Afrika Utara, Tunisia, berdasarkan data dari PISA, angka siswa harus mengulang tahun pelajaran tertinggi di dunia, 36 persen. Tunisia cuma mendapat skor umum 397 dan mendarat di posisi 59 dari 65 negara.



Di negara dengan sepak bola sebagai agamanya, Argentina, dua dari tiga murid sekolah dikategorikan "berprestasi rendah." Negari Tango itu menduduki posisi 59 dari 65 negara dan cuma mendapat skor 397 dalam daftar PISA 2012.




Peringkat berikutnya, negeri terletak di kawasan Timur Tengah, Yordania. Secara umum murid Yordania mencetak skor 398 dalam daftar PISA. Uniknya, pelajar perempuan mampu mengungguli murid laki-laki di semua bidang diujikan.



SDN 62 Marjinal Simpang Tangor

PARA orangtua saat menjemput anak-anak mereka yang harus bersekolah di gedung Posyandu, RW 18, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Jumat, 1 April 2016. Di SDN 62 ini murid-murid harus berbagi lokal dengan kelas laiannya.



Kendati memiliki perguruan tinggi berkualitas tinggi dibandingkan negara Arab lain, Yordania masih keteteran membenahi kualitas pendidikan dasar untuk murid sekolah menengah ke atas.



Juru kunci lainnya, Brazil. Sama dengan Argentina, barometer perkembangan pemain sepak bola, tak mampu mendongkrak peringkatnya di dunia pendidikan. Selain itu, Uruguay, dan Malaysia juga menghuni papan bawah mutu pendidikan di bidang membaca, sains dan matematika.

sumber

Amien Rais Bawa PAN Dukung Prabowo, Goodbye Jokowi

Amien Rais Bawa PAN Dukung Prabowo, Goodbye Jokowi
jakarta - Amien Rais seolah menutup rumor politik soal 'partai biru' yang merapat ke kubu Jokowi. Ditegaskannya, PAN mendukung Prabowo Subianto.

"Saya bisa menjamin, tidak mungkin PAN dukung Pak Jokowi-lah ya," kata Amien di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Baca juga: M Taufik: Prabowo 1.000 Persen Nyapres, Jangan Ditanya Lagi!

Dia sudah memastikan arah dukungan PAN ke Prabowo. Maka head to head Jokowi vs Prabowo bakal terjadi lagi di Pilpres 2019, layaknya pertarungan ulang dari Pilpres 2014 lalu. Sekalian, dia juga menutup kemungkinan bagi PAN untuk memperkuat poros ketiga, poros di luar Jokowi atau Prabowo.

"Tidak akan pernah ada poros ketiga. No way! Poros ketiga itu hanya untuk membuat ramai saja, pasti head to head. Menurut saya, akhirnya Pak Jokowi menghadapi Pak Prabowo, rematch (tanding ulang)," kata Amien.

Baca juga: Amien Rais Kembali Sebut PAN Tak Dukung Jokowi di Pilpres 2019


Dia sudah dua kali menyatakan bahwa PAN tak mungkin mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Sebelumnya, Amien juga pernah bicara soal keinginannya agar PAN tak mendukung Jokowi di Pilpres 2019, yakni usai dia menghadiri 'Silaturahmi Tokoh Nasional Menuju Pilpres 2019' di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, 8 Maret lalu.

Soal kepastian formal, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyatakan itu akan keluar setelah Pilkada Serentak 2018 ini. PAN juga segera menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada awal Mei atau Juni nanti.

Baca juga: Amien Rais: Poros Ketiga, No Way!

Lain Amien, lain Zulkifli. Bila Amien menutup rapat peluang PAN gabung Jokowi, Zulkifli masih membuka segala probabilitas politik. PAN masih punya potensi bergabung ke koalisi parpol pendukung Prabowo atau koalisi pendukung Jokowi.

"Masih terbuka koalisi dengan partai manapun," kata Zulkilfli.

Sebelumnya, partai koalisi pendukung Jokowi memang sempat menggoda PAN. Adalah PPP yang menggoda partai berlambang matahari itu lewat penilaian bahwa PAN cenderung lebih cocok dengan Jokowi ketimbang capres yang lain.

"Saya kok melihatnya malah PAN lebih kenyataannnya, lebih nyaman kepada Pak Jokowi ya," ujar Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) kepada wartawan di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/4/2018).

Baca juga: NasDem Ingatkan Satu Kaki PAN Masih Ada di Kabinet Jokowi


Rommy menilai demikian berdasarkan satu fakta, yakni PAN menempatkan satu kadernya di kabinet Jokowi, tak lain dan tak bukan adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Asman Abnur.

Sebelumnya beredar rumor soal partai biru yang merapat ke Jokowi. Hanya ada dua partai berwarna biru di Republik ini, yakni PAN dan Partai Demokrat. Rumor ini juga diembuskan oleh Rommy dengan menyebut ada dua parpol yang melangkah ke kubu Jokowi. Kabar ini dilantangkan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.


Airlangga memberi kode parpol yang merapat memiliki warna biru seperti warna kemeja yang dia kenakan ketika diwawancarai wartawan. "Warnanya ya, baju saya warna apa?" kata Airlangga di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018) lalu.

Memang belum pasti betul siapa partai biru yang hendak merapat ke Jokowi. Namun pernyataan Amien Rais seolah menegaskan bahwa PAN tak mungkin dekat-dekat ke Jokowi untuk berkoalisi di Pilpres 2019.


Amien adalah Ketua Dewan Kehormatan PAN. Suara Amien bakal didengar oleh PAN, termasuk pendapat Amien soal koalisi Pilpres 2019 akan disimak dengan saksama oleh para kader.

"Pada yang mengarah koalisi, ini pasti kita mendengarkan seluruh stakeholder dari PAN. Juga, termasuk akan mendengarkan suara pendiri partai, yaitu Pak Amien Rais," kata Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/4) kemarin.

Lewat Amien Rais, PAN seolah berkata: Goodbye Jokowi.

sumber detik


Kemendikbud Buka Seleksi Beasiswa Unggulan Bidang Perfilman

www.pediaindonesia.com
Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka seleksi Beasiswa Unggulan tahun 2018. Program beasiswa ini merupakan kerja sama Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) Kemendikbud, Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN) Kemendikbud, dengan Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (FFTV IKJ).

Beasiswa ini terbuka bagi lulusan sekolah menengah atas (SMA) atau sekolah yang sederajat tahun 2016, 2017, dan 2018, dengan usia maksimal 22 tahun waktu mendaftar. Sebanyak 30 peserta seleksi yang dinyatakan lulus, akan memperoleh beasiswa untuk kuliah di Program Sarjana (S1) FFTV IKJ.
"Mengingat sejarah Pendidikan di Indonesia dari Jaman ke Jaman
Seleksi dibagi menjadi dua tahap, yaitu: 1) seleksi administrasi; 2) seleksi tertulis dan wawancara. Seleksi administrasi dibuka dari tanggal 1 Mei hingga 7 Juli 2018, sedangkan seleksi tertulis dan wawancara akan dilaksanakan tanggal 28 Juli 2018. Hasil seleksi akan diumumkan tanggal 6 Agustus 2018, melalui laman FFTV IKJ yaitu http://fftv.ikj.ac.id.

Peserta seleksi beasiswa ini harus mempersiapkan berkas-berkas pendaftaran yang nantinya diunggah di laman FFTV IKJ dan dibawa saat pelaksanaan ujian. Berkas-berkas administrasi antara lain ijazah atau surat keterangan lulus, pas foto, salinan kartu keluarga dan akte kelahiran, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Sehat, Surat Keterangan Bebas Narkoba, dan lain-lain.
[ads-post]
Peserta seleksi beasiswa perfilman ini juga harus memiliki bukti karya di bidang perfilman. Sertifikat atau penghargaan di bidang film minimal tingkat kabupaten/kota juga wajib disertakan sebagai kelengkapan dokumen. Selain itu peserta seleksi juga harus membuat tulisan esai dengan minimal tiga halaman dengan tema "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia". Petunjuk teknis pendaftaran beasiswa unggulan bidang perfilman dapat diunduh melalui tautan https://t.co/YqpqKwAEZH.
"Mengulas Sejarah Perkembangan Kurikulum Sejak Indonesia Merdeka
Dikutip dari laman Beasiswa Unggulan, Kepala BPKLN Suharti, mengatakan tujuan umum program ini adalah untuk mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui penyediaan bantuan pendidikan dan pelatihan baik melalui jalur gelar maupun non-gelar. Program ini diutamakan untuk mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kebudayaan sehingga yang dibiayai diutamakan untuk bidang-bidang yang relevan pada pengembangan pendidikan dan kebudayaan. Secara khusus, tujuan beasiswa bidang perfilman ini adalah untuk menyiapkan SDM dan meningkatkan kompetensi bidang perfilman berdasarkan pada produk unggulan pendidikan dan kebudayaan. (Nur Widiyanto)
Sumber :www.kemdikbud.go.id

UNBK dan Soal Matematika: Pendidikan untuk Apa?
Penerbangan, Falcon 9, Spacex

www.pediaindonesia.com
Jakarta -
Usai Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tempo hari banyak peserta yang memprotes soal-soal Matematika yang baru saja mereka kerjakan. Protes mereka ungkapan di akun Instagram @kemendikbud.ri. Akun tersebut memang bukan official account Kemendiknas, tetapi marilah jangan dianggap sepi. Meskipun anak-anak telanjur meratap di tembok ratap yang salah, cobalah kita dengar esensi keluhan mereka.

Posting-an yang meramaikan tagar #SuaraMilenial itu sebagian mengeluhkan tentang soal-soal mata pelajaran Matematika yang menurut mereka tidak membumi. Keluhan anak-anak ini sebetulnya bentuk mini dari pertanyaan besar pada tulisan ini, pendidikan untuk apa?

Coba kita simak posting-an Emilfhanik berikut ini (contoh-contoh berikut ini saya copy paste apa adanya, tanpa diedit); Pak tadi saya ke sekolah niatnya mau ngerjain soal mtk, kok malah jadi soal mtk yang ngerjain saya?

Berikut ini posting-an Auinf: Pak tolonglah ngapain saya ngitung jumlah gram NaCI yang ada dalam 1 ton salju Pak. Indonesia kan tropis pak hedeuhhh lieur
"Mengingat sejarah Pendidikan di Indonesia dari Jaman ke Jaman
Sementara itu akun Im.evelynnn menulis, Pak itu dadu dikocok 600 kali faedahnya ap pak? Kalau main monopoli ud keburu wafat.

Dua komentar terakhir jika disorot-besarkan akan menjadi pertanyaan fundamental, untuk apa pendidikan itu? Mengapa anak-anak di daerah tropis harus menghitung NaCI yang ada dalam satu ton salju? Mungkin si pembuat soal akan menjawab, kan ada kemungkinan mereka akan bekerja di daerah bersalju? Lalu, diskusi akan berkembang, apakah pendidikan yang mahal ini harus menjawab sebuah tantangan yang kemungkinan terjadinya kecil, atau lebih baik menjawab permasalahan besar yang riil?

Sama juga dengan soal yang dipertanyakan Im.evelynn, mengapa dadu harus dikocok 600 kali sebelum diluncurkan? Bukankah itu pekerjaan tanpa faedah, tidak riil, mengada-ada, dan artifisial? Begitu kira-kira pikiran yang lebih njlimet pada diri siswa ini. Apakah jika si pembuat soal, misalnya, menuliskan dadu dikocok 5 kali lalu mengurangi mutu soal? Bukannya mengocok dadu 5 kali lebih realistis dibanding 600 kali? Jika demikian mengapa harus 600 kali kocokan?
Komentar akun Zulfikarfadli ini lebih mencerminkan sikap frustrasi anak-anak karena dipaksa mengerjakan sesuatu yang nyaris tidak ada manfaatnya karena tidak base on reality. Zulfikarfadli menulis; 7 tahun yang lalu umur budi 6 kali umur Ani. 4 tahun yang akan datang umur Ani sama dengan umur Budi tambah Sembilan tahun. Berapa umur Budi? Pa, ya mana saya tahu pa umur orang ga ada yang tahu, cuma tuhan yang tahu.
[ads-post]
Pendidikan harus berbasis realitas. Tugas pendidikan adalah menyiapkan anak-anak untuk terjun di dalam konteks masyarakat yang riil. Bukan menyiapkan mereka untuk terjun di dunia rekaan. Sementara soal-soal yang dibahas anak-anak kita itu adalah persoalan di dunia rekaan yang "lebay".
"Mengulas Sejarah Perkembangan Kurikulum Sejak Indonesia Merdeka
Leo Tolstoy, seorang sastrawan Rusia, pernah mendirikan beberapa sekolah tani untuk meyakinkan pikirannya sendiri bahwa pendidikan adalah kebudayaan. Tolstoy, seperti direfleksikan oleh Reginald D Archambault (dalam Naomi, 2015) mengatakan, tugas pendidik bukannya menyiapkan kurikulum yang mencerminkan kebudayaan semu yang dijalin dengan prasangka-prasangka, atau konsepsi-konsepsi artifisial para teoritisi yang berbicara abstrak.

Guru, menurut Tolstoy harus memahami betul dunia nyata dan memahami kebudayaannya. Tugas mereka adalah menyiapkan murid agar tumbuh dan berkembang di dalam kebudayaan tersebut. Tolstoy adalah salah satu pemikir indigenous di bidang pendidikan. Ia a-teori, dan cenderung mendekonstruksi apa yang telah diteorikan oleh Heinrich Pestalozzi (1746-1826), Friedriech Frobel (1782-1852), maupun John Dewey.

Pemikiran Tolstoy lebih dekat dengan pemikiran Rousseau dalam hal membebaskan siswa-siswa dari berbagai macam prasangka. Tetapi bedanya dengan para ahli tersebut, Tolstoy bukanlah pedagog yang berkecimpung dalam dunia teori pendidikan. Ia hanyalah seseorang yang secara autentik mengejawantahkan pemikirannya tentang pendidikan, dan melaksanakan dalam praktik yang sesungguhnya.

Beberapa Sekolah Petani yang didirikan Tolstoy pada akhirnya tidak bertahan lama. Para guru yang menterjemahkan pemikiran Tolstoy merasa kesulitan karena ketiadaan prosedur standard (SOP) yang jelas. Tetapi meskipun begitu, pemikirannya hidup sampai sekarang, dan dibahas serta direfleksikan oleh para pemikir di bidang pendidikan seperti Reginald D Archambault.

Kembali ke pertanyaan awal, untuk apakah pendidikan di Indonesia diadakan? Apakah sekedar untuk mempersiapkan anak supaya siap bekerja? Oh, alangkah rendahnya cita-cita pendidikan kita. Peradaban ini tengah menuntun kita menuju sebuah pemahaman baru, bahwa hidup tidak sekedar bekerja, tetapi bermain. Dari doing menjadi playing karena manusia adalah Homo Ludens, makhluk yang bermain. Mestinya pendidikan kita menyiapkan anak didik untuk lebih serius dalam bermain-main.

Peradaban ini tengah menghadapkan kita pada sebuah kenyataan baru bahwa orang-orang sukses bukannya orang yang mengenyam pendidikan tinggi. Jack Ma, Mark Zuckerberg, Bill Gate bukanlah orang yang cemerlang di dunia pendidikan. Tetapi mereka orang-orang yang serius dalam bermain-main. Perusahaan-perusahaan mereka sekarang dilengkapi dengan playground, di mana karyawannya bisa bekerja sambil tetap bermain-main.

Bagi generasi sekarang bekerja itu bersenang-senang, bukan suatu bentuk hukuman karena harus melakukan rekonsiliasi dengan yang Illahi. Oleh sebab itu anak zaman now cenderung mencari pekerjaan yang menyenangkan, bukan mencari pekerjaan berdasarkan besar-kecilnya perusahaan. Anak-anak kita juga lebih fleksibel, keluar-masuk perusahaan seperti sesuka hatinya. Tetapi, itu dalam rangka mencari suasana yang menyenangkan.

Kadang dunia usaha juga belum siap menghadapi kondisi ini. Banyak manajer perusahaan yang mengatakan, anak sekarang tidak faithfull. Bukan! Bukan perkara faitfull-nya, mereka keluar-masuk pekerjaan karena suasana di perusahaan itu tidak menyenangkan; di situ mereka tidak bisa bekerja sambil bermain-main. Sementara informasi lowongan begitu terbentang. Begitu gampang anak-anak zaman ini mencarai pekerjaan. Browsing sebentar di internet, dapat informasi, mengirim email lamaran, wawancara, dan mendapat keputusan. Beda dengan 20 tahun yang lalu.

Menyaksikan perkembangan zaman yang terus merambat maju, dunia pendidikan tidak boleh jalan di tempat. Pendidikan tidak sekadar menyiapkan anak untuk bekerja, tetapi menyiapkan mereka untuk dapat bekerja sambil bersenang-senang. Jadi, kepada para pembuat soal UNBK, saran saya, buatlah soal-soal yang realistis dan menyenangkan, insya Allah Anda telah berkontribusi dalam menyiapkan anak didik terjun di dalam konteks kebudayaannya yang riil.

Sebagai penutup tulisan ini, saya menyitir posting-an akun Gregoryjoshua di situs yang sama. Ia mengajak Pak Menteri supaya berempati kepada anak-anak yang mengerjakan soal-soal UNBK, "Pak Bapak kan mentri, katanya merasakan penderitaan rakyat, ikut unbklah pak."

R Budi Sarwono dosen Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

sumber news.detik.com

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget