Latest Post

Makan, Camilan Di Antara Waktu Makan


Tips Puasa Sehat yang Bisa Kamu Jalankan dengan Mudah


yambut Bulan Ramadan, Halodoc sebagai aplikasi layanan kesehatan berbasis online menghadirkan layanan kesehatan dengan memanfaatkan teknologi. Layanan kesehatan yang ditawarkan Halodoc dibagi menjadi dua yaitu preventif dan kuratif. Pentingnya pemenuhan kalori dan nutrisi selama Bulan Ramadan, Halodoc menghadirkan dokter spesialis gizi ke dalam daftar dokter yang dapat menerima konsultasi. Gak hanya itu, Halodoc juga menghadirkan 100 dokter untuk mempermudah konsultasi pada saat Bulan Ramadan hingga menjelang hari raya.
Halodoc juga mempunyai program #PuasaSehat yang merupakan wujud komitmen Halodoc dalam membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. Halodoc juga membagikan tips #PuasaSehat mih, bagi kamu yang menjalankan ibadah puasa.

1. Penuhi kebutuhan kalori dan nutrisi

Tips Puasa Sehat yang Bisa Kamu Jalankan dengan Mudahbestvsreviews.com
Agar tubuh tetap fit selama Bulan Ramadan, kebutuhan kalori dan nutrisi dalam tubuh harus terpenuhi. Jika pada saat hari biasa tubuh memerlukan kalori sebanyak 2000 kkal, di bulan puasa tubuh hanya perlu kalori sebanyak 1000 - 1500 kkal. Jadi karena jumlahnya menurun, pastikan kebutuhan kalori dan nutrisi untuk tubuhmu terpenuhi ya.

2. Penuhi kebutuhan air sesuai anjuran

Tips Puasa Sehat yang Bisa Kamu Jalankan dengan Mudahbro-h.com
Kebutuhan cairan yang harus dipenuhi adalah minimal delapan gelas dalam sehari. Kamu gak perlu minum delapan gelas langsung pada saat berbuka atau sahur. Kamu bisa membaginya menjadi dua gelas saat sahur, dua gelas saat berbuka, dua gelas setelah tarawih dan dua gelas sebelum tidur.

3. Lakukan aktivitas fisik yang ringan

Tips Puasa Sehat yang Bisa Kamu Jalankan dengan Mudahtoday.com
Siapa bilang jika pada saat tubuh tidak membutuhkan olahraga? Hal ini justru salah lho! Tubuh tetap membutuhkan adanya aktivitas fisik untuk menjaga stamina selama bulan puasa. Kamu gak harus melakukan olahraga yang berat kok, cukup jogging atau simple exercise lainnya.

4. Istirahat yang cukup

Tips Puasa Sehat yang Bisa Kamu Jalankan dengan Mudahsmarin.net
Nah, kebanyakan orang memiliki pola tidur yang kurang teratur pada saat bulan puasa. Hal ini disebabkan karena adanya ritual sahur yang harus dilakukan pada saat dini hari menjelang subuh. Cara yang tepat agar jam tidurmu tetap terpenuhi, pastikan kamu tidur lebih awal dibanding hari biasanya. Sehingga kebutuhan tidur 7-9 jam per hari tetap bisa terpenuhi.

5. Lakukan konsultasi saat terjadi gangguan kesehatan

Tips Puasa Sehat yang Bisa Kamu Jalankan dengan Mudahquickanddirtytips.com
Jika kamu sudah mengatur pola hidup selama puasa tapi tetap saja gangguan kesehatan datang, lakukan konsultasi pada dokter segera. Melakukan ini gak harus dilakukan dengan cara datang ke rumah sakit lho, kamu bisa melakukannya melalui aplikasi Halodoc. Selama Bulan Ramadan nanti, Halodoc memberikan fasilitas konsultasi gratis dan potongan 25% untuk pembelian obat melalui apotek antar Halodoc.
Nah sekarang kamu gak perlu khawatir lagi selama bulan puasa. Tubuh sehat, puasa pun jadi lancar deh!


Menyusui, Keibuan, Ibu, Payudara, Susu



5 Tips Puasa Bagi Ibu Menyusui. Bayi Kenyang, Puasa Tenang

PUASA DAN MENYUSUI
www.pediaindonesia.com
Bulan suci Ramdhan selalu dinantikan oleh setiap Muslim. Keutamaan pahala membuat setiap muslim berlomba-lomba melakukan amalan sebanyaknya.


Bagi umat islam menjalankan puasa ramadhan adalah wajib, begitu juga dengan ibu hamil dan menyusui.

Allah SWT telah memberikan keringanan kepada ibu hamil atau menyusui dengan memperbolehkan berpuasa diluar ramadhan atau dengan membayar fidiah.

Ibu yang menyusui di bulan puasa sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatannya, berkaitan dengan pola makan dan dehidrasi (kekurangan cairan).

Sangat dianjurkan untuk tidak berpuasa bagi ibu yang sedang menyusui bayi berusia 0-6 bulan, karena ibu menyusui bayi secara rutin setiap 2-3jam/hari.

Bayi sangat membutuhkan ASI eklusif sampai 6 bulan yang merupakan sumber energi dan gizi bagi bayi. Sebelum memutuskan untuk berpuasa akan lebih baik ibu mempertimbangkannya terlebih dahulu.

Bagi ibu menyusui yang tetap ingin melakukan ibadah puasa sebaiknya memperhatikan kesehatan.

Tips Puasa untuk Ibu Menyusui

1. Makan 3 Kali Sehari
makanan-pelancar-asi
puasa tetap makan 3 kali sehari
Sebaiknya ibu tetap melakukan makan 3 kali sehari yaitu pada saat sahur, buka puasa dan tarawih. Selalu sediakan buah dan sayur pada saat sahur dan berbuka puasa.

Ibu yang berpuasa saat menyusui sangat pelu mendaptkan asupan gizi yang simbang. Makanan harus mengandung zat gizi, protein, vitamin, mineral dan berbagai asupan yang penting bagi tubuh.

Sebagai referensi silahkan lihat daftar makanan pelancar asi yang bisa bunda konsumsi saat sahur atau berbuka.

2. Istirahatlah yang Cukup
tips puasa untuk ibu menyusui
minta bantuan suami supaya ibu bisa istirahat
Jadwalkan untuk istirahat yang cukup, ini untuk mengurangi rasa lemas dan lesu pada tubuh. Anda dapat melakukkannya dengan cara tidur atau menenagkan pikiran dan berfikir posistif.

Jika perlu mintalah bantuan suami atau orang terdekat untuk menjaga si kecil supaya bunda tetap bisa mendapatkan istirahat yang cukup.

3. Memakan Buah Kurma
puasa bagi ibu menyusui dengan jus kurma
jus kurma bagus untuk ibu menyusui yang berpuasa
Ini pasti para ibu suka, yaitu makan buah kurma, bisa juga alternatif lain seperti minum madu atau Jus kurma susu. Kurma sering dikonsumsi pada saat bulan puasa dan memiliki banyak manfaat.

Kurma mengandung pemanis alami dan sangat mudah dicerna sehingga dapat mengembalikan energi pada tubuh. Selain itu madu juga merupakan bahan alami yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

4. Minum Suplemen Ibu Menyusui Saat Puasa
jamu pelancar asi, suplemen asi, obat pelancar asi yang bagus, lancar asi, obat penambah asi, vitamin ibu menyusui,
minum suplemen ibu menyusui untuk membantu supaya asi tetap lancar
Kondisi tiap ibu berbeda, ada yang ASI tetap lancar saat puasa ada juga yang tidak. Oleh karena itu untuk antisipasi dan menjada agar asi tetap banyak dan kental ada baiknya bunda suplemen ibu menyusui seperti Mama Asix, bisa minum 3x sehari saat sahur, berbuka dan menjelang tidur.

5. Perbanyaklah Minum Air Putih
tips puasa untuk ibu menyusui
banyak minum air putih untuk hindari dehidrasi saat berpuasa
Kelihatannya sepele, tapi yang namanya ibu menyusui sambil puasa pasti sangat kekurangan cairan. Karena itu saat malam hari perbanyaklah minum air putih atau mengkonsumsi jus buah/sayur dan susu. Ini bertujuan untuk mencegah dehidrasi saat berpuasa dan menjaga kesehatan tubuh ibu.

Semoga tips berpuasa bagi ibu menyusui dapat bermanfaat. Ibu yang memiliki banyak kegiatan selama bulan puasa sebaiknya mempertimbangkan untuk tetap puasa atau tidak.

Agama islam memberikan keringanan bagi ibu menyusui dan hamil untuk tidak menunaikan puasa pada bulan ramadhan.

Tapi jika bunda tetap ingin berpuasa, sebaiknya pahami pula cara menjaga kualitas & produksi ASI saat Puasa supaya ibadah puasa nyaman, ASI tetap aman.

Sumber lancarasi.net

Nuklir, Bom, Perang, Bahaya, Ledakan





Cegah Terorisme, Sistem Pendidikan Harus Menjunjung Nilai Toleransi


YOGYAKARTA, (PR).- Pemboman di tiga gereja di Surabaya, Minggu, 13 Mei, 2018 sebagai aksi teroris yang berusaha menghancurkan peradaban. "Kami menyatakan prihatin yang mendalam atas jatuhnya korban aksi teroris," kata Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Panut Mulyono.

Didampingi para pimpinan universitas lainnya, dia menyatakan UGM mengecam segala bentuk aksi teror oleh pihak manapun, yang tujuannya merusak kesatuan RI dan menghancurkan peradaban.

Menurut dia, pemerintah perlu melakukan pencegahan dan tindakan aksi teror secara struktur serta mengusut siapa pun yang bertanggungjawab dalam aksi teroris di Surabaya.
[ads-post]
"Kami mendorong pemerintah untuk mengembangkan sistem pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai toleransi, keberagaman dan komitmen ke-Indonesia-aan. Kemudian kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu-padu melawan intoleransi dan teorisme," kata dia.

"PENDIDIKAN: Kerennya Pendidikan Zaman NOW
UGM juga mendukung larangan terhadap kegiatan yang menumbuhkan paham dan gerakan radikal serta hal-hal yang bertentangan dengan konstitusi.

Kejahatan kemanusiaan
Reaksi keras terhadap kasus teror bom di Surabaya disampaikan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan DI Yogyakarta Bambang Praswanto dan Ketua Komisi A DPRD DI Yogyakarta Eko Suwanto. Mereka menyampaikan aksi tersebut sebagai ancaman kejahatan kemanusiaan.

"PDI Perjuangan DIY menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu, bergerak, dan bergandeng tangan bersama agar terus mewujudkan Indonesia yang tenteram, damai, dan nyaman," kata Bambang. Ia mendukung penegakan hukum secara adil oleh aparat Kepolisian RI dan penegak hukum lainnya.

"Kami mengajak semua elemen bangsa Indonesia jangan pernah takut dalam melawan kejahatan, kekejian para pelaku teror," kata Eko Suwanto.***

sumber pikiran-rakyat

rpp k13

Penjelasan Singkat Perbedaan RPP K13 Edisi Revisi 2017 Dengan RPP K13 Revisi 2016

RPP K13 Edisi Revisi 2017
Rpp Kurikulum 2013 Revisi 2017
Sahabat Dunia Pendidikan yang berbahagia, Kurikulum 2013 sekarang sudah direvisi lagi untuk tahun 2017. Revisi K13 Tahun 2017 tidak terlalu signifikan, namun perubahan di fokuskan untuk meningkatkan hubungan atau keterkaitan antara kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD).

Sedangkan dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) K13 revisi 2017, yang dibuat harus muncul empat macam hal yaitu; PPK, Literasi, 4C, dan HOTS sehingga perlu kreatifitas guru dalam meramunya.
Kunjungi juga : Kumpulan RPP SD Kurikulum 2013 Revisi 2017

Perbaikan atau revisi Kurikulum 2013 tahun 2017 Adalah sebagai berikut :
Mengintergrasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) didalam pembelajaran. Karakter yang diperkuat terutama 5 karakter, yaitu: religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.
Mengintegrasikan literasi; keterampilan abad 21 atau diistilahkan dengan 4C (Creative, Critical thinking, Communicative, dan Collaborative);
Mengintegrasikan HOTS (Higher Order Thinking Skill).
 baca juga : Fokus Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam Sistem Pendidikan Nasional
Gerakan PPK perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan sekaligus menyelaraskan berbagai program dan kegiatan pendidikan karakter yang sudah dilaksanakan sampai sekarang.

Pengintegrasian dapat berupa :
Pemaduan kegiatan kelas, luar kelas di sekolah, dan luar sekolah (masyarakat/komunitas);
Pemaduan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler;
Pelibatan secara serempak warga sekolah, keluarga, dan masyarakat;
[ads-post]
Perdalaman dan perluasan dapat berupa:
Penambahan dan pengintensifan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pengembangan karakter siswa,
Penambahan dan penajaman kegiatan belajar siswa, dan pengaturan ulang waktu belajar siswa di sekolah atau luar sekolah;
Penyelerasan dapat berupa penyesuaian tugas pokok guru, Manajemen Berbasis Sekolah, dan fungsi Komite Sekolah dengan kebutuhan Gerakan PPK.


Pengertian Literasi dalam konteks Gerakan Literasi Sekolah adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara.

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.
 Artikel Terkait : Strategi Membangun Budaya Literasi Sekolah
Literasi lebih dari sekadar membaca dan menulis, namun mencakup keterampilan berpikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital, dan auditori. Literasi dapat dijabarkan menjadi ;
Literasi Dini (Early Literacy),
Literasi Dasar (Basic Literacy),
Literasi Perpustakaan (Library Literacy),
Literasi Media (Media Literacy),
Literasi Teknologi (Technology Literacy),
Literasi Visual (Visual Literacy).

Keterampilan abad 21 atau diistilahkan dengan 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation). Inilah yang sesungguhnya ingin kita tuju dengan K-13, bukan sekadar transfer materi. Tetapi pembentukan 4C. Beberapa pakar menjelaskan pentingnya penguasaan 4C sebagai sarana meraih kesuksesan, khususnya di Abad 21, abad di mana dunia berkembang dengan sangat cepat dan dinamis. Penguasaan keterampilan abad 21 sangat penting, 4 C adalah jenis softskill yang pada implementasi keseharian, jauh lebih bermanfaat ketimbang sekadar pengusaan hardskill.
 Baca Juga : Beginilah Cara Menata Sarana Literasi Sekolah di SD
Higher Order of Thinking Skill (HOTS) adalah kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif yang merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Kurikulum 2013 juga menuntut materi pembelajarannya sampai metakognitif yang mensyaratkan peserta didik mampu untuk memprediksi, mendesain, dan memperkirakan. Sejalan dengan itu ranah dari HOTS yaitu analisis yang merupakan kemampuan berpikir dalam menspesifikasi aspek-aspek/elemen dari sebuah konteks tertentu; evaluasi merupakan kemampuan berpikir dalam mengambil keputusan berdasarkan fakta/informasi; dan mengkreasi merupakan kemampuan berpikir dalam membangun gagasan/ide-ide.

Maka tidak mungkin lagi menggunakan model/metode/strategi/pendekatan yang berpusat kepada guru, namun kita perlu mengaktifkan siswa dalam pembelajaran (Active Learning). Khusus untuk PPK merupakan program yang rencananya akan disesuaikan dengan 5 hari belajar atau 8 jam sehari sedangkan untuk 2 hari merupakan pendidikan keluarga.
 Baca juga : Kumpulan RPP k13 Revisi 2017
Demikian yang dapat disampaikan mengenai Penjelasan Singkat Perbedaan RPP K13 Edisi Revisi 2016 Dengan RPP K13 Revisi 2017, semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

sumber http://www.pediapendidikan.com

Aplikasi Dapodik versi 2018.b Patch 2.0

DOWNLOAD DAFTAR SEKOLAH YANG BELUM SINGKRONISASI DAPODIKDASMEN

www.pediaindonesia.com
Yang terhormat,


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota
Kepala Sekolah SD, SMP, SLB, SMA dan SMK
Operator Dapodik
Di Seluruh Nusantara



Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dalam rangka untuk menyiapkan data sebagai dasar alokasi dana BOS Triwulan 2 (April – Juni Tahun 2018) maka akan dilakukan pengambilan data (Cut-off) dari Dapodikdasmen pada tanggal 30 April 2018, Pukul 23.59 WIB. Dari pengecekkan data di server Dapodikdasmen per-tanggal 27 April 2018 diketahui bahwa masih banyak sekolah dengan status partisipasi BOS adalah “menerima” (pada aplikasi Dapodikdasmen menjawab “Ya”), akan tetapi belum melakukan sinkronisasi (Daftar sekolah dapat diunduh pada lampiran berita ini).

 "PENDIDIKAN: Kerennya Pendidikan Zaman NOW

Sehubungan dengan hal tersebut, maka beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan adalah sebagai berikut:

Data siswa yang akan terhitung adalah data siswa pada semester 2 (Genap) Tahun Ajaran 2017/2018.
Data Rombongan Belajar harus diisi dengan lengkap dan benar, dan jenis rombel yang dihitung adalah Rombel Kelas, Reguler, Kelas jauh, dan Terbuka, sedangkan Rombel teori dan praktek tidak dihitung.
Khususnya untuk SMA dan SMK harus memperhatikan pengisian data program pengajaran/program keahlian/ kompetensi keahlian.
Berikut ketentuan pengisian data program pengajaran/program keahlian/Kompetensi Keahlian untuk SMA dan SMK:
[ads-post]
A.  SMA KTSP 2006

- Kelas X = Umum

- Kelas XI dan XII = Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)/Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)/Bahasa

B.  SMA Kurikulum 2013

-  Kelas X, XI, dan XII = Bahasa dan Budaya, MIPA, Ilmu Pengetahuan Sosial

C.  SMK KTSP

-  Kelas X, XI dan XII = Kompetensi Keahlian

D.  SMK Kurikulum 2013

-  Kelas X = Program Keahlian

-  Kelas XI dan XII = Kompetensi Keahlian

 "PENDIDIKAN: Program Penguatan Pendidikan Karakter

Data Rombongan Belajar harus diisikan WALI KELAS
Rombongan Belajar harus diisikan lengkap sampai dengan data pembelajaran.
Data siswa disarankan melalui proses verifikasi dan validasi NISN pada layanan vervalpd.data.kemdikbud.go.id (khusus untuk SMA menjadi prasyarat/diharuskan).


Untuk itu sekolah dihimbau untuk segera melakukan  proses sinkronisasi data  pada semester 2 (genap) Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan memperhatikan kelengkapan dan kevalidan datanya. Apabila data yang diisikan tidak lengkap maka TIDAK AKAN TERHITUNG untuk penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Demikian informasi yang kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu serta teman-teman operator sekalian, kami ucapkan terima kasih.



 Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh





Salam Satu Data,

Admin Dapodikdasmen



Lampiran:

Daftar sekolah status menerima BOS belum sinkronisasi

SUMBER 

Miskin, Hitam, Kemiskinan, Tunawisma

PENDIDIKAN: Hampa Ruhani Pendidikan Zaman NOW

www.pediaindonesia.com
Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan silaturahim ke Ma’had Zawiyah Ar-Raudhah, bermuajaha dengan KH. Muhammad Danial Nafis, Pimpinan Ma’had. Beliau seorang pemegang sanad Tarekat Syadziliyah dengan memperoleh ijazah talqin dari Maulana Syaikh Dr. Yusri Rusdi Assayid Jabr al-Hasani dan pemegang sanad Tarekat Qadiriyah dengan memperoleh ijazah talqin dari Syaikh Prof. Dr. Maulana Fadhil al-Jilani yang muttashil hingga Sulthanul Auliya, Syaikh Abdul Qadir al-Jailani Rahimahullah.

Kami mengobrol santai sekira 60 menit seputar pendidikan Islam. Meski singkat, pertemuan tersebut membuahkan perenungan mendalam. Benarlah nasihat para Arif, “Duduklah kau bersama para ulama yang saleh dan tawadhu, maka kau akan memperoleh banyak pelajaran.”



Memori saya melayang melintasi lorong waktu saat masih kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tepatnya ketika belajar mata kuliah Akhlak Tasawuf II. Beruntung kami sempat belajar kepada seorang dosen yang juga pemegang sanad Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah, Al-Ustadz Dr. Ahmad Shodiq. Jika semester sebelumnya kami belajar kepada dosen yang mengerti ilmu Akhlak Tasawuf, namun bukan pengamal Tasawuf (Tanpa mengurangi rasa ta’zhim saya kepada beliau), maka pada semester tersebut kami benar-benar belajar Akhlak Tasawuf kepada seorang Mursyid. Dan, benar terasa sekali bedanya. Kami merasakan pencerahan setiap kali belajar dengan beliau. Hingga sekarang saya masih ingat wejangan-wejangan beliau.

Selain pertemuan regular di kelas, beliau mengajak kami (saya dan kawan-kawan yang akrab dengan beliau) untuk membuat halaqah zikir setiap sabtu pagi di rumahnya. Namun, barangkali karena belum dapat hidayah (lebih tepatnya kami yang bebal tak mau menjemput hidayah), kami sering bolos halaqah zikir. Barulah setelah lulus kuliah beberapa tahun kemudian, saya (dan barangkali teman-teman saya) merasa betapa bodohnya menyia-nyiakan kesempatan untuk memperoleh bimbingan ruhani dari beliau.

"PENDIDIKAN: Kerennya Pendidikan Zaman NOW

Lamunan belajar Akhlak Tasawuf pada masa lalu itu seperti mengaktual urgensinya sekarang-sekarang ini. Terlebih saat ini ketika aktif menggeluti dunia pendidikan, wejangan-wejangan tuan guru Dr. Ahmad Shodiq seperti menemukan aktualisasinya. Terangkum dalam kalimat, “Ketika pendidikan kita hampa ruhani, seperti apa profil lulusannya?”

Mari sejenak kita me-nol-kan pikiran dan ego kita untuk merenung secara mendalam. Lalu, secara jujur kita mengevaluasi rekam jejak pendidikan kita dan juga paradigma pendidikan yang kita bangun.
[ads-post]
Ketika kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah kita hanya sebatas bungkus dan hampa substansi…

Ketika pelajaran Agama Islam, seperti Fiqh dan Akidah Akhlak, hanya sebatas teori dan kering nilai hakiki…

Ketika iman dipelajari sebatas ilmu, bukan tentang beriman itu sendiri…

Ketika pelajaran ilmu alam dan ilmu sosial tersaji dengan paradigma sekuler…

Dan, ketika para penyampai ilmu masih bermasalah dengan ruhaninya…

"PENDIDIKAN: 3 Masalah Pendidikan Ini Jadi Tanggung Jawab Semua Pihak

Mungkinkah pendidikan kita akan menghasilkan para pemuda layaknya para pemuda Ashabul Kahfi yang kokoh berdiri di depan Raja Dikyanus yang kejam nan sombong dan tegas mengatakan, “Tuhan kami adalah Tuhan semesta langit dan bumi; kami tidak menyeru Tuhan selain Dia…” (QS. 18: 14).

Mungkinkah pendidikan kita akan melahirkan pemuda yang teguh imannya layaknya Bilal bin Rabah? Singkat sekali Bilal belajar kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun, terhunjam kokoh imannya dalam hati. Teguhlah Bilal sebagai muwahid, orang yang mengesakan Allah. Hingga siksa seberat apapun, ucapnya hanyalah ahad, ahad, ahad.

Atau layaknya Habib bin Suri An-Najar, si tukang kayu. Teramat sebentar dia belajar kepada para Rasul utusan Ilahi, namun teramat cepat ia mengimani. Ia serukan tauhid dan kebenaran kepada para pembesar Romawi dan warga Antokia. Ia bela para Rasul Allah yang didustakan,  bahkan diancam akan disiksa dan dibunuh. Meski pada akhirnya, Habib-lah yang kemudian dibunuh dengan sadis oleh pembesar Romawi (QS. 36: 20 – 27).

Mungkinkah akan melahirkan pemuda layaknya Mush’ab bin Umair? Seorang pemuda ketika dihadapkan pada pilihan; kememawahan dunia atau iman? Pemuda ini mantab memilih iman. Setia dia mendampingi dakwah Rasulullah meski berpayah-payah, terjal, dan berliku jalan dakwah. Hingga Rasulullah menunjuknya sebagai diplomat Islam dengan misi besar membuka Yatsrib dan meng-islam-kan warganya.

Mungkinkah akan melahirkan pemimpin sekualitas Shalahuddin Al-Ayubi? Seorang pemimpin yang kegelisahannya adalah membela muslimin dan membebaskan Al-Quds? Generasi Shalahuddin adalah hasil karya tarbiyah Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani dan Imam Al-Ghazali yang tekun mendidik umat sebakda penghancuran Khilafah Abbasyiah di Bagdad oleh pasukan Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan. Belasan tahun Al-Jailani dan Al-Ghazali mendidik dan mengkader umat, yang kemudian diteruskan oleh para muridnya hingga tidak kurang selama 50 tahun mentarbiyah umat. Sampai akhirnya lahirlah generasi Shalahuddin Al-Ayubi.

Mungkinkah akan melahirkan seorang cendekiawan layaknya Imam Ahmad bin Hanbal? Seorang ulama yang saat dipaksa oleh Khalifah Al-Makmun untuk membuat fatwa yang bertentangan dengan pokok ajaran Islam yang diyakininya, beliau memilih siksa dan penjara. Siksa dan penjara baginya tiada arti dibanding memberi fatwa yang menyimpang.

Mungkinkah akan melahirkan seorang pengusaha seperti Abdurrahman bin Auf? Seorang pengusaha yang tak diragukan kejujuran dan integritasnya. Seorang pengusaha yang dirundung gelisah karena memikirkan hisabnya di akhirat. Padahal, tak kurang-kurang dan tak terbilang infak fi sabilillah yang ia tunaikan. Padahal, ia termasuk al-‘asyarah al-mubasyaruna bil jannah.

Ini semua tentang pendidikan yang menyentuh pada level substansi, bukan bungkus. Pendidikan pada level aplikasi, bukan teori. Pendidikan tentang beriman, bukan sebatas ilmu tentang iman. Ini juga tentang pendidikan yang disampaikan oleh para pendidik sejati yang bersih hati. Hingga terjadi transfer ruhani, bukan sebatas transfer materi.

Inilah barangkali yang kurang dari pendidikan kita hari ini. Dan, masih saja kita bingung mencari-cari teori ke sana ke mari untuk menjelaskan mengapa pendidikan kita masih saja  bermasalah? Kita sibuk mencari-cari formula ke Barat dan ke Timur untuk memperbaikinya. Bukankah khazanah sejarah peradaban dan pendidikan Islam telah menjelaskannya dengan terang benderang? Atau barangkali hati dan akal kita yang masih bebal untuk memahaminya?

“…Maka, kisahkanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir.” (QS. 7: 176)

“Sungguh, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi para pemilik albab (hati terdalam).” (QS. 12: 111).

sumber republika

pendidikan, Kembali Ke Sekolah, Sekolah


PENDIDIKAN: KERENNYA PENDIDIKAN ZAMAN NOW

www.pediaindonesia.com
Kedua mata Jason Toni Maitimu tertuju ke layar tablet yang ada di meja sekolah. 
Sambil duduk di bangku kelas, tangan kanannya lalu memegang stylus pen atau pena digital. 
Dengan penuh kehati-hatian Jason kemudian menggoreskan pena digital ke layar tablet. Perlahan tapi pasti sketsa wajah manusia yang sedang memakai headphone di telinga pun mulai terbentuk.
 "Ini gambar sketsa anime atau kartun Jepang. 
Kalau sudah besar saya bercita-cita ingin jadi penulis komik" kata murid kelas 10 sekolah menengah atas (SMA) Pangudi Luhur, Jakarta Selatan kepada Kompas.com, Selasa(20/3/2018). Pada hari itu Jason bersama ketiga temannya sedang mencoba kelas berbasis teknologi informasi atau Samsung Smart Learning Class (SSLC). Mereka masing-masing menggunakan tablet Samsung Tab A with S Pen yang sudah dilengkapi e-learning mata pelajaran matematika, sains, aplikasi perpustakaan digital, dan aplikasi bimbingan belajar online sebagai media belajar. Total ada 31 unit tablet tipe tersebut di SSLC. Kelas juga sudah dilengkapi dengan 2 unit Smart TV 55 inchi, dua perangkat Gear Virtual Reality (Gear VR), dan koneksi internet.
[ads-post]
Kepala sekolah SMA Pangudi Luhur Bruder Albertus Suwanto mengatakan selain untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBN), kelas berbasis teknologi informasi tersebut digunakan dalam ekstrakurikuler coding. "Kami sudah membentuk kelas tertentu (ekstrakurikuler coding) yang diisi dari anak terpilih dari kelas 10 dan 11 SMA. Mereka sudah menyatakan siap berlatih dengan perangkat tersebut," kata dia. Menurut dia pada era modern seperti saat ini penggunaan teknologi khususnya gadget dan internet dalam KBN sudah tak bisa dihindari lagi. Guru sebagai tenaga pendidik sudah tak bisa lagi menerapkan metode pendidikan ala 1990-an.


Jason Toni Maitimu, Siswa kelas 10 SMA Pangudi Luhur, sedang mencoba Samsung Smart Learning Class pada Selasa(20/3/2018).

Kalau guru kami masih mengajar dengan metode 1990-an maka anak-anak tidak akan
mendengarkannya. Sekarang belajar di internet melalui gadget itu lebih menarik kok, kenapa harus mendengarkan guru?" ucap dia. Oleh karena itu, kata dia, pihak sekolah sudah merangkul gadget dan internet sebagai media belajar. Guru-guru juga sudah menggunakan tablet dari dua tahun yang lalu. Bahkan, di sini ada guru matematika yang membuat konten pengajaran di YouTube sehingga bisa diakses anak didik dengan mudah. Butuh pendamping Nah, cara-cara mengajar seperti itu mau tak mau memang harus dilakukan. Guru sebagai pengajar harus bisa mengimbangi kebiasaan anak-anak zaman now yang akrab dengan gadget dan internet. Seperti di ketahui bahwa pelajar SMA masa kini merupakan generasi Z. Mereka lahir pada era kejayaan internet.

"PENDIDIKAN: 3 Masalah Pendidikan Ini Jadi Tanggung Jawab Semua Pihak

Dalam Generasi Z: Memahami Karakter Generasi Baru yang Akan Mengubah Dunia Kerja, dituliskan bahwa mereka yang lahir dalam rentang 1995-2012 merupakan generasi z. Sementara itu, Kompas pada Kamis(4/1/2017), mewartakan bahwa generasi Z di Indonesia adalah orang-orang yang lahir mulai tahun 2000. Ini karena penetrasi internet di Indonesia baru terasa signifikan setelah tahun 2000. Makanya anak-anak masa kini dekat dengan gadget dan internet. Mereka menggunakan perangkat tersebut tak hanya sebagai alat komunikasi dan hiburan, tetapi untuk mencari sumber informasi, mempelajari hobi, memecahkan masalah, dan sumber inspirasi.

"PENDIDIKAN: Pendidikan Indonesia Juru Kunci Di Dunia

Walau demikian bukan berarti anak didik bisa memakai perangkat tersebut dengan sebebas-bebasnya. Guru dan kepala sekolah sebagai pendamping harus mengarahkannya ke hal positif yang berkaitan dengan KBN. Purwadi Sutanto selaku Direktur Pembinaan SMA di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengamini hal tersebut. Anak SMA boleh membawa gadget asal kepala sekolah dan guru mengontrol penggunaannya. "Sekarang ini di media sosial informasi-informasi hoax itu luar biasa sekali, jangan sampai anak-anak terdampak akan hal tersebut. Guru dan kepala sekolah harus bisa mendeteksi agar pemanfaatan perangkat digital itu hanya untuk kepentingan edukasi saja," ungkap Purwadi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kerennya Pendidikan Zaman Sekarang!", https://edukasi.kompas.com/read/2018/04/12/07412871/kerennya-pendidikan-zaman-sekarang.
Penulis : Mikhael Gewati
Editor : Sri Noviyanti

Oleh karena itu dia mengapresiasi kehadiran SSLC. Ini karena tablet yang digunakan dalam kelas tersebut sudah dilengkapi dengan platform Samsung KNOX. Lewat platform tersebut sekolah bisa mengatur tablet agar sesuai dengan visi kelas digitalnya. Mereka bisa menginput alamat wesbite atau situs apa saja yang bisa diakses internet. Platform juga melindungi data dari serangan malware. Dengan demikian, anak didik bisa mengakses ilmu pengetahuan dengan aman dan sehat. Mereka juga bisa mengambangkan kemampuan sesuai bakat dan minatnya sehingga bisa menggapai cita-citanya. Sebagai informasi, selain di SMA Pangudi Luhur Jakarta, SSLC hadir pula di Brawijaya Smart School Malang, SMA Plus Negeri 17 Palembang, dan SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar.

sumber edukasi.kompas

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget