Latest Post

Jakarta-Humas BKN, Pemerintah mengapresiasi para tenaga honorer yang telah mengabdi pada sejumlah bidang dan memperhatikan permintaan untuk diangkat menjadi CPNS atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Saat ini Pemerintah masih berproses merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang P3K. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat Konferensi Pers di Kantor Staf Kepresiden (KSP) di Jakarta, Jumat (21/9/2018).

www.pediaindonesia.com

“Pemerintah Apresiasi Pengabdian Tenaga Honorer”

www.pediaindonesia.com
RPP tentang P3K sedang dalam proses penyelesaian dan diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan segera ditandatangani Presiden,” ujar Moeldoko. Namun demikian penyelesaian permasalahan tenaga honorer tersebut, menurut Moeldoko tetap harus mengutamakan unsur kualitas tanpa mengabaikan aspek psikologis dari para tenaga honorer.

Dalam kesempatan yang sama Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyampaikan bahwa RPP P3K yang segera digarap Pemerintah salah satunya berfokus pada manajemen P3K dan dari sisi kualitas pengisi jabatan P3K. “Dan jika nantinya tenaga honorer manjadi P3K, kualitas SDM dari eks honorer KII ini sangat diperlukan untuk menjamin dunia pendidikan dan kesehatan memiliki SDM yang dapat memberikan pelayanan yang baik,” ujar Kepala BKN.

www.pediapendidikan.com

Dalam RPP P3K terdapat beberapa unsur penting, di antaranya: diawali perhitungan kebutuhan pengisi jabatan P3K, seleksi untuk menjadi P3K, dan perihal kontrak kerja yang rencananya bisa mencapai usia 1 tahun sebelum masa pensiun atau dengan kata lain masa kerja P3K bisa sama dengan PNS. “Untuk seleksi P3K dari jalur tenaga honorer, yang dapat mengikuti seleksi nantinya adalah eks KII yang tidak dapat mengikuti seleksi CPNS 2018 ini karena terhalang usia. Nah di P3K nantinya batasan usia peserta dapat diikuti oleh tenaga honorer dengan usia 35 tahun ke atas”.

Konferensi Pers juga dihadiri Mendikbud Muhadjir Effendy yang menyambut baik rencana tersebut. Pihaknya meminta guru honorer untuk kembali mengajar dengan baik dan membina anak didik di sekolah. “RPP tentang P3K merupakan bentuk perhatian Pemerintah terhadap para guru honorer dan dunia pendidikan. Diharapkan PP tersebut nantinya dapat menjadi solusi permasalahan guru honorer yang ada selama ini” kata Muhadjir. bal


Sumber www.bkn.go.id

jakarta-Humas BKN, Jelang pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan terdapat beberapa syarat dasar bagi masyarakat yang ingin melamar lowongan CPNS tahun 2018. Pernyataan itu disampaikan Ridwan melalui siaran pers Humas BKN yang diterbitkan pada Senin (17/9/2018).




ilustrasi tes CAT BKN. dok.humas

Berikut ini 9 (Sembilan) Syarat Dasar Bagi  Pelamar CPNS 2018

www.pediaindonesia.com
Ridwan menyampaikan sesuai ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 11 Tahun 2017 Pasal 23 Ayat (1), pada prinsipnya setiap warga Negara Indonesia (WNI) mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi PNS, dengan memenuhi persyaratan dasar, yakni “Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar; Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih; Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta; Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia; Tidak menjadi anggota atau pengurus partai atau terlibat politik praktis;  Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan Jabatan; Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar; Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah dan Persyaratan lain sesuai kebutuhan Jabatan yang ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK)” jelas Ridwan.

Namun demikian, Ridwan menjelaskan bahwa “Batas usia sebagaimana dimaksud pada ayat 1 yakni usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun dapat dikecualikan bagi Jabatan tertentu yang ditetapkan Presiden, yaitu paling tinggi 40 tahun”.

Di bagian lain Ridwan menjelaskan pada tanggal 19 September 2018, web sscn.bkn.go.id akan diaktifkan namun informasi yang ditampilkan hanyalah formasi dan persyaratan jabatan yang dibuka oleh K/L/D yang membuka rekrutmen. “Jadwal pendaftaran CPNS melalui web tersebut akan diumumkan kemudian”. bal/rez

sumber www.bkn.go.id


Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.

SIMAK ALUR PENDAFTARAN CPNS 2018


www.pediaindonesia.com

Sahabat BKN  Untuk mengikuti seluruh Seleksi Penerimaan CPNS  Tahun 2018, peserta tes TIDAK DIPUNGUT BIAYA apapun.
Sebelum melakukan pendaftaran online, sebaiknya baca alur Pendaftaran dan buku petunjuk dapat diunduh disini

Unduh Buku Petunjuk dan Alur Pendaftaran CPNS 2018

di Sini klik unduh

UNDUH

I. ALUR PENDAFTARAN CPNS 2018
HAL – HAL YANG HARUS DISIAPKAN
Sebelum mendaftar ke instansi yang dituju, pastikan pelamar telah mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran. Dokumen tersebut terdiri dari :
1. Kartu Keluarga
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Ijazah
4. Transkrip Nilai
5. Pas foto
6. Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang akan dilamar

II. TATA CARA PENDAFTARAN CPNS 2018
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.4 dari 23
Gambar 2 : Tampilan Halaman Utama Portal SSCN 2018
https://sscn.bkn.go.id
1. Pelamar harus masuk ke portal SSCN 2018 seperti tampilan di atas
2. Pelamar diwajibkan untuk memahami tata cara dan syarat pendaftaran dengan teliti
3. Klik untuk mencari informasi terkait Pendidkan, Jabatan dan Instansi yang dibuka. Kemudian pilih Jenis Formasinya

SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.5 dari 23
Gambar 3 : Tampilan Halaman Pencarian Lowongan
4. Pelamar dapat melihat lowongan yang tersedia pada table tersebut, klik Download untuk melihat lebih detail Pengumuman dan Persyaratan instansi yang dipilih
5. Klik untuk melihat tata cara pendaftaran CPNS 2018. Pelamar wajib membaca dengan teliti dan mempelajarinya supaya tidak ada informasi yang tertinggal sebelum melanjutkan ke proses Pendaftaran
6. Pelamar hanya dapat melamar 1 (satu) jabatan dalam 1 (satu) jenis formasi (Formasi Umum/Formasi Khusus Lulusan Terbaik (cumlaude)/Formasi Khusus Putra-Putri Papua dan Papua Barat/Formasi Khusus Disabilitas/Formasi Diaspora/Formasi Atlet Terbaik) di 1 (satu) instansi.
7. Untuk melanjutkan ke proses pendaftaran, klik dan akan tampil halaman Pendaftaran Akun SSCN

Daftar ke Portal SSCN
Apabila pelamar sudah siap untuk mendaftar, langkah-langkahnya adalah :
1. Klik dan akan tampil seperti berikut :
Gambar 3 : Tampilan Cek NIK dan Nomor Kartu Keluarga
2. Masukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga (NIK KK)
3. Apabila pelamar tidak bisa mendaftar terkait data NIK dan Nomor Kartu Keluarga, silahkan hubungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sesuai dengan KTP pelamar bukan ke instansi atau Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Panitia Seleksi Nasional (Panselnas)
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.10 dari 23
Gambar 4 : Notifikasi Tidak Berhasil Daftar
4. Masukan kode captcha yang terlampir. Kode captcha tidak bersifat case sensitive
5. Setelah data di atas dimasukan, klik untuk proses selanjutnya,
Gambar 5 : Halaman Pembuatan Akun SSCN 2018
6. Pada proses ini, pelamar mengisi dan membandingkan data di KTP dengan data Ijazah. Proses pemberkasan CPNS menggunakan data Ijazah sebagai data pokok kepegawaian yang terdiri dari Nama sesuai ijazah tanpa gelar, Tempat dan Tanggal Lahir. Pastikan bahwa Anda mengisi data tersebut dengan benar
7. Upload pas foto dengan latar belakang merah dalam format JPG minimal 120 kb maksimal 200 kb
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.11 dari 23
8. Data lain yang perlu diisi terdiri dari data :
a) E-mail
Masukan e-mail aktif dan valid
b) Password
Masukan password yang mudah diingat.
Harap catat dan simpan password Anda karena akan digunakan untuk login
c) Pertanyaan Pengaman 1
Pilih pertanyaan pengaman Anda
d) Jawaban Pengaman
Masukan jawaban pertanyaan pengaman 1 yang telah Anda pilih
e) Pertanyaan Pengaman 2
Pilih pertanyaan pengaman Anda
f) Jawaban Pengaman
Masukan jawaban pertanyaan pengaman 2 yang telah Anda pilih
g) Captcha
Masukan kode captcha yang tampil di layar
9. Pastikan Anda mengisi semua data dengan benar dan lengkap. Data yang telah disimpan tidak dapat diperbaiki atau dirubah.
10. Selanjutnya klik
Gambar 6 : Notifikasi Submit Pendaftaran
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.12 dari 23
11. Halaman pemberitahuan bahwa pendaftaran ke portal SSCN 2018 berhasil, klik untuk mencetak Kartu Infromasi Akun sebagai bukti bahwa pelamar berhasil mendaftar ke portal SSCN 2018. Simpan kartu tersebut dengan baik.
Gambar 7 : Halaman Berhasil Daftar di Portal SSCN 2018
12. Klik untuk ke form berikutnya.
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.13 dari 23
Gambar 8 : Kartu Informasi Akun SSCN 2018
3.2 Login ke Portal SSCN dan Isi Biodata
1. Setelah pelamar berhasil daftar, silahkan login ke https://sscn.bkn.go.id dengan klik tombol yang tertera di sudut kanan atas
2. Masukan NIK dan password yang telah Anda daftarkan lalu akan tampil halaman Form Biodata Peserta seperti gambar di bawah ini :
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.14 dari 23
Gambar 9 : Form Log In
3. Upload foto selfie dengan memegang KTP dan Kartu Informasi Akun untuk dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya, kemudian klik
Gambar 9 : Form Upload Foto Selfie
4. Pada form ini lengkapi Alamat Domisili, Propinsi, Kabupaten/Kota, Nomor Telepon, Tinggi Badan, Status Perkawinan, Nomor HP dan Agama
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.15 dari 23
Gambar 10 : Form Biodata Pelamar
5. Klik apabila data telah dilengkapi. Kemudian akan tampil tombol
6. Klik untuk melanjutkan ke halaman berikutnya
3.3 Pilih Instansi, Formasi dan Jabatan
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.16 dari 23
Gambar 10 : Form Pendaftaran SSCN Memilih Instansi dan Jenis Formasi
1. Pilih instansi yang dituju
2. Pilih Jenis Formasi sesuai dengan formasi yang dibuka oleh instansi. Pilihan Jenis Formasi dapat dilihat di Pengumuman Instansi
3. Klik dan akan tampil form Pendaftaran.
4. Instansi yang tampil adalah instansi yang sudah buka pendaftarannya sesuai dengan Pengumuman dari instansi tersebut.
Gambar 11 : Notifikasi Setelah Menekan Tombol Cek
5. Setelah yakin memilih instansi akan keluar notifikasi seperti gambar di atas, klik OK untuk melanjutkan
6. Form Pendaftaran akan tampil seperti gambar di bawah ini.
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.17 dari 23
Gambar 12 : Form Pendaftaran SSCN Melengkapi Isian
7. Pilih pendidikan sesuai dengan ijazah
8. Pilih jabatan yang akan dilamar. Jabatan akan tampil sesuai dengan pendidikan yang dipilih
9. Pilih Lokasi Kerja apabila instansi memberikan kewenangan pelamar untuk memilih Lokasi Kerja
10. Pilih Lokasi Test apabila instansi memberikan kewenangan pelamar untuk memilih Lokasi Test
11. Ketik nama Universitas atau sekolah sesuai dengan ijazah
12. Isi Tanggal Ijazah dan Tahun Lulus sesuai dengan yang tertera di Ijazah
13. Pilih Akreditasi Perguruan Tinggi dan Akreditasi Program Studi untuk perguruan tinggi. Sedangkan untuk pelamar SLTA sederajat, akreditasi dapat dipilih Lainnya
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.18 dari 23
14. Isi nilai IPK menggunakan tanda titik (.) dan dua digit dibelakang koma atau nilai ijazah untuk lulusan SMA sederajat
15. Isi Nomor Ijazah
16. Isi kode captcha sesuai dengan gambar yang tampil
17. Pastikan bahwa Anda sudah yakin akan melamar di Instansi tersebut karena pelamar hanya dapat mendaftar di 1 jabatan pada 1 instansi dan 1 periode. Pendaftar dapat mendaftar di instansi lain dengan periode (batch) yang berbeda
18. Klik dan klik
19. Klik untuk melanjutkan ke halaman berikutnya
20. Selanjutnya akan tampil form Resume. Pada form ini, pelamar diharuskan mengecek kembali data yang telah dilengkapi. Apabila pelamar ingin mengubah data, klik tombol
21. Bila pelamar sudah yakin data yang akan dikirim, klik Final Resume, makan data akan tersimpan di database dan tidak dapat dilakukan perubahan lagi
3.4 Riwayat Pelamaran SSCN
Gambar 15 : Riwayat Pelamar SSCN
1. Setiap pendaftaran yang dikirim oleh pelamar dapat dilihat dan dicek statusnya di menu Riwayat berdasarkan :
a) Instansi : Instansi yang dilamar
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.19 dari 23
b) Jenis Formasi : Jenis formasi sesuai dengan yang dipilih
c) Tanggal Daftar : tanggal daftar ketika pelamar mendaftar
d) Periode : periode yang dilamar
e) SSCN : keterangan apakah instansi menggunakan SSCN
atau Non SSCN
f) Status Administrasi : status proses administrasi pelamar
g) Kartu Peserta : tombol untuk cetak Kartu Peserta apabila lulus
verifikasi dan berhak mengikuti ujian CAT
h) Unggah Dokumen : tombol untuk mengunggah (upload) dokumen
sebagai persyaratan pendaftaran sesuai dengan
Pengumuman Instansi.
2. Untuk melakukan upload dokumen, klik , kemudian akan tampil halaman unggah dokumen seperti gambar berikut.
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.20 dari 23
Gambar 16 : Form Upload Dokumen
a) Jenis dokumen akan tampil sesuai dengan keperluan instansi
b) Dokumen hanya dapat diunggah 1 (satu) kali. Mohon perhatikan dan siapkan dokumen yang akan diunggah dengan teliti, karena system tidak menerima unggah ulang dokumen
c) Pilih dokumen yang akan di unggah (upload) pada computer Anda klik lalu klik
d) Dokumen yang diunggah harus berupa image (.jpg/.jpeg.png) atau berupa .pdf sesuai dengan ketentuan pada setiap jenis dokumen dengan maksimal 200 kilobyte. Harap perhatikan jenis file yang akan diupload pada keterangan
e) Nama dokumen akan tampil setelah dipilih
f) Klik untuk menyimpan dan system akan memvalidasi dokumen tersebut
g) Setelah berhasil divalidasi dokumen akan tersimpan di system
h) Untuk membatalkan, klik
i) Seperti penjelasan pada poin-poin sebelumnya, bagi instansi yang mewajibkan untuk melampirkan dokumen, maka tombol Cetak Kartu Pendaftaran akan tampil setelah pelamar melengkapi semua dokumen yang diunggah.
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.21 dari 23
j) Setelah dokumen diupload, akan tampil tombol untuk mencetak Kartu Pendaftaran. Simpan kartu ini sebagai bukti pendaftaran
Gambar 14 : Tampilan Kartu Pendaftaran SSCN
SSCN 2018
Buku Petunjuk Pendaftar | versi 01.00
Hal.22 dari 23
3.5 Kartu Ujian SSCN
Gambar 17 : Halaman Cetak Kartu Peserta
Untuk mencetak Kartu Ujian, klik menu , pada kolom Kartu Peserta klik tombol yang tersedia. Kartu Ujian akan tampil bagi pelamar yang lulus verifikasi sebagai bukti untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

sumber www.bkn.go.id/


20180909_pasinggrade


AYO SIMAK BERIKUT PASING GRADE SELEKSI KOMPETENSI DASAR CPNS 2018

JAKARTA – Pemerintah berkomitmen untuk menyelenggarakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang obyektif, transparan, jujur, adil, bersih, dan tidak ada suap atau KKN dalam proses seleksi. Karena itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus melakukan sosialisasi dan diseminasi melalui berbagai media yang ada.

Salah satunya, dengan meluncurkan video yang merupakan ajakan kepada masyarakat agar mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan mengikuti ketentuan yang berlaku. Video  berdurasi sekitar tiga menit ini mengangkat tema proses seleksi yang transparan, jujur, adil, bersih, dan tidak ada suap dalam proses seleksi, video.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mudzakir menyebutkan, dibuatnya video lagu tersebut juga untuk mengimbau serta ajakan bagi para calon pendaftar untuk menjadi pelayan masyarakat, serta tidak melakukan KKN.

Selain itu, ke depan, generasi muda yang diterima menjadi PNS selalu ingat video ini, sehingga selalu ingat dan terhindar dari tindakan-tindakan yang koruptif. “Kita mengajak PNS tidak korupsi melalui lagu agar mudah diterima oleh masyarakat khususnya bagi para calon pelamar CPNS,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (19/09).

Video yang mengambil latarbelakang kantor Kementerian PANRB tersebut, mengajak masyarakat yang berkeinginan mendaftar sebagai CPNS untuk menanamkan motivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Selain itu juga untuk mengajak para pelamar untuk bekerja pada negara dengan mengedepankan loyalitas yang berkualitas, guna mewujudkan ASN berintegritas.

Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui video tersebut, Kementerian PANRB mengajak masyarakat untuk mengabdi untuk negara dengan menjadi seorang aparatur sipil negara. “Sistem rekrutmen CPNS saat ini transparan, sehingga yang masuk menjadi seorang PNS merupakan orang pilihan dan memiliki kemampuan,” imbuh Mudzakir.

(HUMAS MENPANRB)

adapun passing Grade untuk jalur umum

TKP : 143
TIU  : 80
TWK : 75


sumber menpan.go.id


4 Cara Jitu Raih Beasiswa di Universitas Ternama

INILAH 5 Negara dengan Biaya Pendidikan Terjangkau, Mana Saja?

Menyandang gelar pendidikan tinggi jadi jaminan lebih dalam karier. Itulah sebabnya, kendati sudah bekerja, banyak orang masih bersemangat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Beasiswa, salah satu yang jadi buruan.

Ya, setelah memiliki penghasilan, banyak orang berusaha melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Tak puas hanya mengantungi gelar strata 1 (S1), mereka ingin lebih ke jenjang master atau bahkan jenjang doktor.

Namun, banyak juga yang tak mau melanjutkan pendidikan dengan biaya sendiri. Mereka pun mengulik berbagai peluang meraih beasiswa. Saat ini, Anda bisa menemukan banyak sekali kesempatan beasiswa yang ditawarkan oleh institusi pendidikan, pemerintah, universitas, bahkan perusahaan. Beasiswa yang ditawarkan pun beragam, mulai dari beasiswa parsial hingga beasiswa penuh untuk jenjang S1 (undergraduate degree), S2 (master degree), hingga S3 (doctoral degree).

Namun, tanpa beasiswa pun, banyak sekali negara-negara yang sejak awal menyediakan pendidikan dengan biaya murah. Menariknya lagi, kendati murah namun tetap dengan kualitas pendidikan sangat tinggi. Cara ini patut dicoba. Terutama, bagi Anda yang punya impian sekolah di luar negeri.

Memilih Negara Tujuan Pendidikan

Bagi Anda yang punya mimpi mendapat gelar S2 dari perguruan tinggi di luar negeri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Terutama soal pemilihan negara tujuan.

Nah, berikut beberapa pilihan negara yang bisa Anda jadikan pertimbangan, seperti dikutip dari wormtraders.com:

1. Berlin, Jerman

Sejak dulu, Jerman memang menjadi tujuan kuliah populer. Berlin, ibukota Jerman, termasuk kota yang ramah pada pelajar pendatang. Banyak perguruan tinggi di Jerman punya reputasi sangat baik pada sikap toleran dan multikultural.

Universitas itu termasuk Universitas Humboldt dan Universitas Teknik Berlin. Berlin juga menawarkan kuliah gratis bagi seluruh mahasiswa lokal maupun pendatang.

1 dari 4 halaman
2. Wina, Austria
Austria
Austria
Austria menduduki peringkat pertama sebagai negara tersehat untuk pekerja asing.
Salah satu universitas terbaik di Austria adalah The Vienna University di Wina. Kampus ini berdiri pada 1815 sebagai Imperial Royal Polytechnic Institute.

Kampus menawarkan fasilitas terbaik dengan delapan fakultas yang tersedia. Fakultas tersebut antara lain Fakultas Perencanaan dan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil, Fakultas Teknik Industri dan Mekanik, Fakultas Teknik Elektro dan Teknologi Indormasi, Fakultas Matematika dan Geoinformasi, Fakultas Fisika, Fakultas Teknik Kimia, dan Fakultas Sistem Informasi.
[ads-post]
Serupa dengan Berlin, biaya kuliah di Wina gratis bagi semua mahasiswa asal Eropa. Untuk mahasiswa luar Eropa, dikenakan biaya kuliah terjangkau sebesar 500 dollar AS per tahun.

3. Spanyol

Biaya pendidikan di negara matador ini sangat terjangkau. Anda hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 15 jutaan per tahunnya. Biaya hidup di Spanyol juga cukup bersahabat, sekitar Rp 7 juta per bulan. Jika ditotal, biaya yang harus dikeluarkan tak lebih dari Rp 84 juta per tahun.

2 dari 4 halaman
4. Prancis
Menara Eiffel Rayakan 300 Juta Pengunjung
Menara Eiffel Rayakan 300 Juta Pengunjung
Pertunjukan cahaya spesial menerangi Menara Eiffel di kota Paris, Kamis (28/9). Hal tersebut berkaitan saat ikon negara Prancis yang mulai dibuka pada 1889 tersebut merayakan 300 juta pengunjung. (LUDOVIC MARIN/AFP)
Negara ini identik dengan biaya hidup mahal. Namun, fakta berkata lain. Jika berniat melanjutkan kuliah di negeri ini, kamu butuh biaya hidup sekitar 300 sampai 500 Euro (Rp 5-8 jutaan) per bulan. Kuliah pun sangat terjangkau, sekitar Rp 5 jutaan per tahun.

5. Taiwan

Untuk wilayah Asia, Taiwan menjadi kota paling tepat untuk melanjutkan kuliah. Di sini, Anda butuh USD 3.800 (Rp 52 jutaan) untuk masuk ke salah satu universitas terbaik di sana.

Taiwan juga memberi kesempatan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Artinya, Anda bisa menempuh pendidikan di sana dengan sejumlah biaya yang jauh lebih rendah, atau bahkan gratis.

Beberapa kampus terbaik di Taiwan adalah Chaoyang University of Technology, China Medical University, Chung Shan Medical University, National Changhua University of Education ataupun National Chin-Yi University of Technology.

3 dari 4 halaman
Tentukan Jurusan Kuliah Sejak Awal
Jurusan Kuliah
Jurusan Kuliah
Memutuskan pilihan adalah salah satu hal tersulit yang ada di dalam hidup, tanpa terkecuali ketika menentukan jurusan yang akan dipilih saat
Dalam channel YouTube Viancqa Kurniawan, Wormtraders menemukan sesosok gadis yang memberikan motivasi untuk berkuliah di luar negeri. Merantau jauh dari Riau, Viancqa berkuliah di Jurusan Financial Economics Universitas Coventry, Inggris, selepas lulus SMA. Dalam vlog-nya yang berdurasi 10 menit ini, ia banyak membagikan tips persiapan dan pengalaman kuliah di Inggris.

Simak, Negara-Negara dengan Biaya Pendidikan Terjangkau

Menurutnya, sebelum memutuskan kuliah di luar negeri, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan jurusan. “Seberat apapun kuliah Anda, Anda tak akan menjadikannya beban kalau Anda benar-benar mempelajari apa yang kamu suka. Kalian harus tentukan kalian mau belajar apa dulu. Apa yang mau kalian tekuni. Kalian mau jadi expert di bidang apa,” ungkapnya.

Setelah menentukan jurusan, Anda perlu mencari tahu apa saja kualifikasi dan dokumen yang disyaratkan oleh universitas. Persiapkan Anda untuk memenuhi seluruh persyaratan, seperti nilai ujian, tes bahasa Inggris hingga biaya di universitas tujuan.

Browsing, mendatangi pameran pendidikan, hingga berdiskusi dengan keluarga adalah cara yang dilakukan Viancqa untuk menentukan universitas. Selain karena menyediakan jurusan yang diinginkannya, alasan kenapa Viancqa berkuliah di Coventry adalah biaya yang tidak terlalu mahal dibandingkan universitas lainnya.

“Kebetulan dari segi biaya, Coventry ini menurut aku dan keluargaku yang paling reasonable. Masih mahal tapi enggak semahal kalau kamu ke Imperial College atau ke Oxford atau ke Manchester,” jelasnya.

Nah, Anda berminat kuliah di luar negeri? Segera bersiap. Tak hanya dana, namun yang lebih penting lagi bagamana cerdik mengulik negara dengan universitas idaman berikut trik bagaimana bisa kuliah di tempat tujuan tersebut. Jika mungkin, tanpa harus mengeluarkan biaya dari dompet sendiri.

sumber : www.liputan6.com

Sejumlah siswa didampingi wali siswa mengantre untuk mendaftar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kantor Dinas Pendidikan Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (25/6/2018). ANTARA FOTO/Maulana Surya
Kemendikbud Imbau Siswa Lakukan Pendaftaran PPDB Lewat Online
www.pediaindonesia.com
kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 bisa dilakukan melalui online maupun offline. Tersedianya dua pilihan tersebut diklaim sebagai upaya untuk memudahkan siswa dan orang tuanya dalam mendaftarkan diri ke jenjang pendidikan lebih lanjut.

“Ini untuk mengurangi campur tangan macam-macam juga, kita bisa mengurangi titipan-titipan [siswa] yang tidak perlu,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta pada Senin (25/6/2018).

Hamid menjelaskan, sistem online akan lebih memudahkan siswa dan orang tuanya melampirkan semua berkas pendaftaran lewat daring. Pasalnya, mereka tidak harus bolak-balik ke sekolah untuk keperluan administrasi.

“Harusnya ya kalau online diunggah saja semuanya. Kami sarankan online untuk memudahkan orang tua dan siswa, supaya tidak hilir mudik hanya untuk menyerahkan dokumen,” ungkap Hamid.

Dengan demikian, Hamid mengatakan, calon peserta didik bisa mendaftarkan diri secara online jika mereka memiliki akses internet di gawai maupun komputernya. Apabila tidak memungkinkan secara online, Hamid baru menyarankan agar calon peserta didik melakukan pendaftaran secara offline dengan datang langsung ke sekolah.
[ads-post]
Karena memerlukan koneksi internet dalam proses pendaftarannya, Hamid mengimbau agar persoalan jaringan bisa betul-betul diperhatikan. Menurut Hamid, dirinya cukup sering menerima laporan bahwa koneksi internet pendaftar belum memadai. Selain itu, server internet dari situs resmi sekolah juga belum mampu mengakomodasi seluruh pendaftar.

“Ketika server bermasalah, jaringan penuh, maka banyak yang gagal dalam mendaftar. Namun yang terpenting, Dinas Pendidikan harus menjamin tidak ada anak-anak yang tidak dapat sekolah,” jelas Hamid.

Hamid mengatakan, alasan diterapkannya sistem zonasi agar muncul sekolah-sekolah favorit yang baru. Selama ini, predikat favorit hanya didominasi beberapa sekolah tertentu sehingga membuat para orang tua dan siswa menjadikannya sebagai pilihan utama dalam mendaftar. Faktor jarak pun tak lagi dilihat sebagai hambatan.

Dengan sistem zonasi, Hamid mengklaim pemerintah pusat sedang berupaya untuk memeratakan kualitas pendidikan di berbagai wilayah. “Kalau sudah ada upaya menjadikan bagus, saya yakin orang tua tidak akan mengejar sekolah-sekolah yang jauh, melainkan yang tetap sesuai zona dan bagus,” ucap Hamid lagi.

sumber : https://tirto.id

Pendaftaran CPNS 2018 dibuka September, ini syaratnya



www.pediaindonesia.com
Pemerintah bakal membuka penerimaan CPNS atau Calon Pegawai Negeri Sipil 2018 setelah pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dilaksanakan pada 19 September 2018. Kemungkinan besar penerimaan CPNS 2018 dibuka September 2018.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan pembukaan penerimaan CPNS bisa berlangsung pada September 2018 jika Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sudah menyelesaikan formasi penerimaan CPNS.

"Mudah-mudahan saja (dibuka Juli) jika Pak Menteri PANRB sudah oke, formasi sudah ada, daerah dan kementerian atau lembaga dapat berapa formasinya," ujar Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan saat dikonfirmasi Liputan6.com di Jakarta, senin (17/9) kemarin.

Bagi Anda yang ingin mencoba kesempatan untuk menjadi CPNS tahun ini, ada baiknya menyiapkan syarat-syarat umum. Dikutip dari akun resmi twitter BKN, pelamar harus menyiapkan scan atau foto ijazah, transkrip nilai, foto, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan nilai TOEFL jika ada.
[ads-post]
"Mimin sampaikan hal2 generik saja. Siapkan pula dok CV, nanti tinggal dicopas ke web SSCN," tulis akun tersebut.

Selain itu, Anda juga jangan buru-buru mendaftar. Pelamar harus dengan seksama membaca persyaratan untuk jabatan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan.

"Sambil menunggu pengumuman penerimaan #CPNS2018 resmi dr @kempanrb, pastikan NIK & KK terdaftar di database nasional @ccdukcapil," tulis admin BKN.

Terkait jumlah formasi yang dibuka, Ridwan menyatakan hal tersebut juga masih dalam tahap perhitungan. Namun diperkirakan berkisar pada angka 200.000 formasi.

"(Jumlah) Belum, tapi Pak Menpan beberapa kali bilang antara 200.000 sampai 250.000 CPNS," ungkap dia.

Sumber : Liputan6
Reporter : Arthur Gideon [azz]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget